semiotika ini itu Wednesday, Mar 28 2007 

Kenal seseorang yang hampir selalu menggunakan kata-kata ‘ini itu’. For example, “aku harus ngurus kiriman, ini, itu…” atau….”nanti dicharge biaya angkut, ini, itu…”

Mmhh..I dunno, aku ga yakin memang selalu ada ‘isi’ dibalik ini itu  tadi. Sumtimes aku berpikir kata-kata itu diucapkan hanya untuk menunjukkan atau untuk mengisyaratkan bahwa dia punya banyak hal untuk dilakukan atau ada banyak hal untuk dilakukan. Dengan kata lain ingin menunjukkan bahwa….”aku sibuk” atau “aku akan repot” supaya kita memaklumi dan mengamini segala yang dia katakan or lakukan.

Berprasangka burukkah aku? mungkin….yeah, Im juz shouting my mind kok….

perempuan-perempuan gentayangan Monday, Mar 26 2007 

sebenernya tentang perempuan-perempuan yang gentayangan ini sudah lama terpikirkan, mungkin efek dari aku mengenal dan belajar tentang feminisne pada saat itu….ditambah….maraknya tayangan tentang ‘yang bergentayangan’ di tipi or film pada saat itu juga.

kenalkah dengan makhluk-makhluk di bawah ini?

- kuntilanak

- sundel bolong

- nyi/ni pelet

- nyi/ni roro kidul

- wewe gombel

- nyi/ni blorong

apa lagi ya…mungkin ada yang bisa nambah….

pernahkah terpikir, kenapa makhluk-makhluk legenda itu kebanyakan berjenis kelamin perempuan? do we born evil????!!!

my two thumbs up for all single mother in the world! Saturday, Mar 24 2007 

secara…..ngrasain banget gimana ribetnya ngurusin anak. meskipun memiliki anak adalah periode yang menakjubkan dalam perjalanan hidupku.

melihat bagaimana ia pada suatu waktu sudah memiringkan badannya, pada perjalanan waktu yang lain melihatnya sudah menelungkupkan badannya dan mulai berkicau….dan pasti akan tiba juga waktunya melihat dia melangkahkan kaki pertamanya dan mendengar dia mengucapkan kata pertamanya….it’s amazing how ‘a very small thing’ growing and moving in my stomach and then moving out to be a very human being…subhanallah….

kembali ke topik…aku membayangkan bagaimana bisa seseorang menjalankan perannya sebagai orang tua sendirian? mendidik dan memlihara anak adalah pekerjaan seumur hidup dan sepanjang waktu setiap harinya…dan dituntut pertanggungjawaban. i do really appreciate a single mother! coz, i don’t think i can get trough all parental life by myself

my two thumbs up for all single mother!!!

rame-rame mendonorkan ginjal Thursday, Mar 22 2007 

Receiving a message from a friend told me that he just watched tv reported a man try to salve his child. He needs 2,2 million rupiahs a week for hospital and medicine that he decided to donor his kidney to collect money.

I read many articles with the same subject as above in newspaper. What kind of phenomenon is it? Many people decide to donor their kidney to obtain money for life. The government should be ashamed, rite?

yahh…bagaimanapun, sebuah kesimpulan awal bisa diambil bahwa negara ini memang belum bisa menawarkan kesejahteraan bagi rakyatnya. Ada siy usaha dari pemerintah untuk keluarga miskin dengan menyediakan dana bagi mereka. tapi klo dari pihak medisnya sendiri bilang…”dana dari pemerintah hanya turun tiap 6 bulan, dan tidak sebanding dengan jumlah pasein. Klo digratiskan terus n digratiskan semua, tidak bisa nutup biaya operasional…” (sorry mas, aku ngutip pernyataan istrimu…hehehhe). Well, itu bisa dimengeti…yang susah untuk dimengerti…knapa pemerintah hanya mampu menyediakan dana terbatas? dan lebih parahnya….dana untuk keluarga miskin ternyata masih aja diselewengkan oleh pemerintah desa. Mana yang dana nya dikorup,potong sana potong sini atau dana yang tidak tepat sasaran. Keluarga perangkat desanya sendiri yang dikasih….japemethe!!!!pyuuhhh…

Masalah orang rame-rame donor ginjal untuk dapat biaya hanyalah sebuah akibat. Rantai permasalahannya panjang. Pemerintah yang belum sanggup untuk memberikan tunjangan kesehatan sepenuhnya….usaha memberikan tunjangan yang diselewengkan….Well, aku hanya akan menyoroti ttg penyelewengan dana itu. Could be related to my previous post about corruption.

Sebenarnya, dari manakah asal pembentukan mental bangsa ini yang korup?
aku percaya mental adalah sesuatu yang bisa dibentuk, bukan karna taken for granted. my question is….
dibentuk sejak kapankah?oleh siapakah?oleh apakah?oleh sistem yang seperti apakah? sampe bisa mengakar ngoyot kokoh kek gini…

pertanyaan yang terus menjadi tanda tanya bagiku. any body can explain?

episode baru sebuah cita-cita Thursday, Mar 22 2007 

jaman kecil dulu…ga kecil2 amat siy, jaman SD
klo ditanya, cita2nya apa?jawabanku mantep, GURU!!!
secara, role modelnya ya orang tua sendiri yang dua2nya guru..hehehheh
And seingatku, ga banyak juga siy variasi cita2 yang dikenalkan ke anak2 pada masa itu. Semua bekisaran guru, dokter, astronot, insinyur (padahl insinyur itu kan gelar yak, bukan karir)

dan masuk2 tahun belakangan, ada idola baru yang dicita2kan oleh anak2 sekarang.
ARTIS!SELEBRITIS!BINTANG IKLAN!PENYANYI!PEMAIN SINETRON! apa ajalah yang nongol di tipi n jadi terkenal itu….
woooowww..makin pinter ya anak2 ini,hehehehhe
Apa yang ada dalam bayangan mereka ya ttg semua profesi itu?sampe menjadi cita2 yang menggeser keinginan menjadi guru, dokter, astronot, atau insinyur…
ketenaran kah? ‘keindahan’ fisik kah?kekayaan kah?atau paket itu yang memang nampaknya melekat pada profesi2 tadi?
lebih parah lagi kalo justru orang tuanya lah yang mendorong anak untuk bercita2kan menjadi seorang artis dan teman2nya tadi.
knapa kok parah siy? kan itu juga halal, klo mang anaknya berbakat gimana?
mmhh…balutan yang bagus siy alesan2 itu…tapi mnrtku kok tetep aja iming2 fisik yang ditawarkan itu yang lebih menggiurkan. Denger2 sekali kontrak iklan, bisa dapet duit ratusan juta….sekali episode maen sinetron, bisa puluhan juta dikantongi….slllrrrpp, sapa tak tergiur dengan duit sebanyak itu ya…pake bonus terkenal lagi, dah gitu jadi cantik lagi!
masih inget donk gimana andien waktu pertama kali muncul dengan “Funny Valentine”?..liat donk sekarang….

yaaa, meski begitu terkenal sekarang banyak artis yang bilang kalau merindukan masa2 menjadi orang biasa….yakin banget, yang dirindukan ‘hanya’ kebebasan aja. tapi kalau kemudian mereka ditawari untuk resign dari dunia itu…woooo….jawabannya tentu saja noway…(‘akting sudah menjadi bagian dari hidup aku….bla..bla..’)

tentu saja tulisan ini bukan untuk merendahkan dedikasi mereka, hanya saja kenyataan seperti itu memang gak bisa dimenafikan….
well, selamat datang episode baru sebuah cita2….yah, setidaknya makin bertambah variasi cita2 yang bisa ditawarkan n dikenalkan ke anak2…

lelang harta koruptor Thursday, Mar 22 2007 

bagaimana jadinya kalau semua koruptor yang sudah terbukti korup itu harta bendanya disita oleh pemerintah dan kemudian dilelang? akan ada yang berminatkah?

dari sisi pemerintah, mungkin berharap bisa dapat dana fresh dari hasil lelang, yang seenggaknya menambah pemasukan gituu…sapa tau bisa buat nyicil utang negara or mengganti kerugian negara akibat perbuatan bejat mereka….(sesederhana itu ga siy?heheheheh)

dari sisi masyarakat, bisa dapet harta yang sapa tau mewah dengan harga mayan lebih rendah dibanding beli dengan kualifikasi yang sama. tapi sisi masyarakat yang lain, itu harta kan asalnya dari perbuatan ga halal (meski mungkin ga smuaya ya?!), brani ga ya tanggung resiko ambil barang hasil duit korup?ikut dosa ga ya beli harta sitaan gitu?

dari sisi keluarga yang korup, apesnya….mungkin aja keluarga ga tau kalo harta yang mereka nikmati selama ini hasil korup, ehh..tiba2 meski kehilangan satu2 harta mereka…
atau, kalau mereka tau itu harta korup, apes juga…udah suami/istri dipenjara, ehhh..harta ikut melayang…masih harus ganti rugi lagi!kesian deee…
makanya ni ya..mikir2 kalo mo korup!yang kesian bukan elu2, tapi anak2 or keluarga lu monyooong!!

brarti ni ya, orang yang korup, ga punya perasaannya dobel2! ga punya perasaan ma yang jadi korban (yang pada ujung2nya, kite2 sebagai rakyat jelata juga yang jadi korban keserakahannya)n ga punya prasaan ma keluarganya yang juga jadi korban harus nanggung banyak, udah harta disita, ganti rugi..lom lagi nanggung malu!
Gimana critanya klo mpe kek di cina yang mpe keluarga koruptor aja ikut dibantai!!hiyyyy…..ehhh, apakah perlu ya hukum di indonesia dibikin sekejam itu?hukum mati bagi pelaku dan keluarganya?biar pada kapokkk….hiyyyy..syerem

berbicara kebutuhan bilogis manusia Thursday, Mar 22 2007 

Berbicara adalah kebutuhan biologis manusia. Maraknya blogger juga dikarenakan kita butuh berbicara kan? setidaknya, kita butuh untuk mengungkapkan isi hati dan pikiran kita. And that’s what blogs are for…Ga masalah apakah yang kita tuangkan disana dianggap tidak penting bagi orang lain. Lebih spesifik, ga masalah kalau blog dipakai
untuk ajang curhat masalah pribadi. Toh semua blogger sebenarnya curhat kan disitu, hanya permasalahan yang merka curhati saja yang beragam.
It’s just a simple thought, kalau blogger memang menuangkan curahan hati permasalahan pribadi mereka, berarti mereka memang sudah siap kalau apa yang mereka alami itu dibaca oleh world wide people kan…

Ada hal yang memang lebih mudah kita katakan melalui tulisan dibandingkan jika kita harus berbicara langsung. Tulisan berbicara lebih banyak karena kita bebas mengatur kata. Bisa terpikirkan dengan lebih mendalam apa yang akan kita tuangkan. Bisa erase and rewind….

Intinya hanyalah bahwa manusia butuh berbicara, ketika dia tidak lagi punya kesempatan berbicara secara langsung, ketika dia tidak bisa lagi berbicara secara langsung, tulisan bisa menjadi media bicara mereka kan….
Jadi apa salahnya kita berbicara melalui tulisan?

revolusi becak (at least in my point of view) Thursday, Mar 22 2007 

Pengalaman pagi ini menguak memori tentang becak..(ciahh..bahasanya!!)
it used to be my favorite vehicle, unconditionally!
nyaman, orang jawa bilang isis; ga brisik; ga da asep n polusi dengan kayuhan sepedanya (tapi klo kita naek dijalanan sama aja benernya ya..kendaraan2 tetangganya becak kan kadang berasap juga, hehehhe. But, it still remain comforting).
But now, terpikirkan begitu saja in my mind klo becak mengalami revolusi, setidaknya bagiku.
Revolusi pertama adalah ketika aku mulai tidak tergantung pada kendaraan yang disetir oleh orang lain. Yup, i ride my own motorcycle. Tiba-tiba aku merasa terkadang becak bukanlah alat trsansportasi yang bersahabat. I feel like only God and Tukang Becak yang tau kemana ia akan mengarahkan becaknya!!bikin sewotttt…..seperti yang terjadi pagi ini, dan pagi, siang, sore, kadang malam yang lalu lalu….So, this conclusion comes up with my experiences.
Revolusi kedua adalah ketika sekarang beberapa becak tidak lagi menjadi alat ransportasi yang tanpa polusi. Mereka dimodifikasi menjadi kendaraan bermotor. Parahnya, semua becak bermotor yang kulihat adalah memakai motor jadul alias motor tua yang..alamakkk….asepnya kemana2!!Revolusi paling dahsyat, dari kendaraan tanpa polusi, turns to be kendaraan dengan banyak polusi.
Revolusi yang satu ini membuatku berpikir, apakah Tukang-tukang becak itu sudah sedemikian lelahnya mengayuh? Apakah energi yang mereka keluarkan sudah tidak lagi berimbang dengan pemasukan yang mereka dapat karena tergusur dengan kendaraan lain yang bisa berjalan lebih cepat?Atau justru mereka ingin bersaing dengan kendaraan2 cepat itu sehingga becak mereka pun disulap menjadi kendaraan bermotor?Atau mereka takut apa yang mereka lakukan justru oleh sebagian orang dianggap sebagai pengeksploitasian manusia atas manusia, sehingga dengan disulap menjadi kendaraan bermotor akan membuat pekerjaan mereka sama dengan tukang ojek motor?
ahhhh…becak…becak…

« Previous Page