Bila Anda termasuk orang yang berpikir dua kali atau bahkan berkali-kali untuk memasuki sebuah kehidupan bernama pernikahan, mungkin ‘cerita’ Saya ini bisa Anda baca.

“Saya merasa belum siap, pengeluaran untuk diri Saya saja sudah besar, apalagi harus menganggung keluarga?”

Itukah alasannya? Mmmhh, Saya punya cerita bahwa pada saat belum menikah Suami Saya memiliki penghasilan yang tidak seberapa yang bila dihitung secara matematis,sudah pasti tidak akan cukup untuk menghidupi dia sendiri selama sebulan. Untuk biaya kos saja sudah memakan banyak sekali post. Setelah menikah, pemasukan menjadi ada dua, dari dia dan Saya. Dan meski gaji Saya tidak naik2 (capek deee…) alhamdulillah perusahaan suami memberi apresiasi terhadap hasil kerjanya, dan perlahan-lahan meningkat. Usaha lain yang dikerjakan juga semakin baik. Jadi, Saya percaya Tuhan selalu memberi jalan yang seimbang bagi kita, apapun kebutuhan kita.

“Saya masih pengen punya waktu untuk bermain-main”

Bila itu alasannya….Memang, Anda akan kehilangan beberapa waktu untuk bermain-main atau menjalankan hobi Anda. Tap, Saya merasa mendapatkan ganti yang tidak lebih membosankan daripada bermain. Pulang kerja, saat tubuh dan pikiran capek, di saat dulu hanya bisa ngluyur ke sebuah tempat atau berkumpul dengan teman dan tertawa bersama, sekarang Saya bisa melihat sosok mungil yang menanti kepulangan Saya. Belum pernah rasanya ada orang yang menantikan kepulangan Saya seperti saat ini. Masih ada bonusnya lagi, bermain bersamanya ternyata tidak kalah menyenangkan dan menghibur hati, apalagi bisa melihatnya tertawa ceria…sepertinya tidak penting lagi permasalahan lain yang bikin pusing dan capek.

” Saya merasa sangat mandiri dan menikmati keadaan seperti ini”

Baiklah Anda orang yang mandiri. Tapi ternyata….ada orang yang mau membantu dengan rela segala yang kita lakukan, bisa mencurahkan hati dan keluh kesah kita sambil bersandar di dadanya, ada orang yang merasa ‘bertanggung jawab’ atas kebahagiaan dan tawa kita….rasanya sangat luar biasa…

Cukup tiga hal itu dulu…bila Anda masih punya hal lain yang membuat anda kembali pada pikiran untuk menjomblo, beritau Saya dan Saya akan mencoba bercerita kembali tentang episode hidup Saya yang lain.