Percakapan tentang Tuhan Wednesday, Apr 25 2007 

Dimanakah Tuhan?

Seseorang berkata Dia ada di dekat kita kalau memang kita selalu ingin dekat denganNya

Aku mau selalu dekat denganNya, karenanya aku selalu berdoa padaNya. Tapi kenapa doaku tidak selalu terjawab? 

Seseorang berkata, Tuhan selalu menjawab doa kita, hanya saja terkadang jawabannya adalah ‘tidak’

Kenapa begitu? 

seseorang berkata karena Tuhan adalah yang paling tau mana yang terbaik untuk kita. Dia tahu kapan harus menjawab ‘iya’, dan Dia tau kenapa ia harus menjawab ‘tidak’

Tapi, kenapa Tuhan membiarkan aku hidup dengan penderitaan?

seseorang berkata,Tuhan tidak menjanjikan hari-hari tanpa sakit, tertawa tanpa kesedihan, matahari tanpa hujan. tetapi Dia menjanjikan kekuatan untuk hari itu, kebahagiaan untuk air mata, dan terang dalam perjalanan. Ketika kau kecewa karena tidak memperoleh yang kau kehendaki, terimalah dan bergembiralah, karena Tuhan sedang memikirkan sesuatu yang lebih baik untuk dirimu. Percayalah, ada suatu maksud untuk setiap kejadian dalam kehidupan, mengajarimu bagaimana  lebih sering tertawa atau tidak terlalu keras menangis.

ah ya, everything happens for a reason….aku inget itu. Tuhan, ya, ajari aku untuk lebih sering tertawa dan tidak terlalu keras menangis….. 

my poor Sophie’s World Monday, Apr 23 2007 

bukuku tercinta….

Shopie’s World, atau aslinya Sofies Verden yang kemudian diterjemahkan menjadi Dunia Sophie. Novel very best seller dari Jostein Gaarder yang sebagian besar terdiri dari dialog-dialog antara Sophie, seorang gadis remaja, dan seorang pria misterius bernama Alberto Knox, yang saling terkait dengan plot yang unik dan misterius, novel ini menjadi sebuah novel sekaligus panduan dasar filsafat.

Sophie Amundsen (Sofie Amundsen dalam versi Norwegia) adalah seorang gadis remaja berumur limabelas tahun yang tinggal di Norwegia pada tahun 1990. Dia tinggal bersama ibunya dan hewan-hewan peliharaannya. Ayahnya adalah seorang kapten kapal tanker minyak, yang menghabiskan sebagian besar waktunya berlayar. Ayahnya tidak muncul dalam buku ini.

Sophie menjalani kehidupan sebagai gadis biasa, yang secara mengejutkan terganggu pada awal buku ini, saat dia menerima dua pesan misterius di kotak posnya (Siapakah dirimu? Dari mana asalnya dunia?), bersama dengan sebuah kartu pos yang dialamatkan kepada : ‘Hilde Møller Knag, d/a Sophie Amundsen’. Tak lama kemudian, dia juga menerima sebuah paket berisi pelajaran filsafat.

Dengan komunikasi yang misterius ini, Sophie menjadi murid dari seorang filsuf berumur limapuluh tahun, Alberto Knox. Dia mulai menghubungi Sophie tanpa menyebutkan identitasnya, tetapi sepanjang cerita, perlahan-lahan memunculkan identitasnya yang sebenarnya. Dari dialah semua surat-surat dan pelajaran filsafat yang dikirimkan kepada Sophie, tetapi kartu-kartu post ternyata berasal dari orang lain yang bernama Albert Knaq, yang bekerja di PBB yang ditempatkan di Libanon.

Alberto melanjutkan pelajaran filsafat kepada Sophie, mulai dari masa Yunani sebelum Socrates sampai ke Jean-Paul Sartre, dalam bahasa yang dapat dimengerti oleh remaja. Pelajaran ini kemudian menjadi bagian dari plot itu sendiri, saat Sophie dan Alberto mencoba mengibuli Albert Knag yang misterius, yang ternyata memiliki kekuasaan seperti Tuhan yang ditolak secara getir oleh Alberto.

Bagian filsafatnya sendiri disajikan secara kreatif dan sederhana. Sophie mempelajari filsafat abad pertengahan dengan Alberto yang menyamar sebagai biarawan, di dalam sebuah gereja tua, dan dia juga mempelajari tentang Jean-Paul Sartre dan Simone de Beauvoir di sebuah kafe bersuasana Perancis. Berbagai pertanyaan dan metode filsafat diberikan kepada Sophie, sementara dia sendiri bekerja mencari filsafatnya sendiri. Banyak pelajaran yang disampaikan Alberto yang dimulai dengan pertanyaan singkat (seperti “Mengapa Lego merupakan mainan yang paling kreatif di dunia?”) dan dia diberikan waktu untuk berpikir sebelum pelajaran berikutnya tiba. Setiap paket yang datang menyampaikan satu topik, yang berhubungan dengan catatan kecil yang mendahuluinya.

Bergabung dengan pelajaran filsafat, Gaarder juga memasukkan unsur-unsur yang biasa terdapat pada novel remaja, menggambarkan hubungan antara Sophie dan ibunya, dan juga dengan teman-temannya.

Buku ini juga diwarnai dengan beberapa hal yang tidak mungkin secara teknis (seperti Sophie melihat bayangannya di cermin mengedip dengan kedua matanya, atau bahkan melihat secara langsung Socrates dan Plato). Sebagai sebuah buku yang berdasarkan filsafat, cerita ini diakhiri dengan penjelasan di akhir cerita, saat akhirnya Sophie dan Alberto Knox berhasil melepaskan diri dari Albert Knag.

Buku ini adalah sebagai titik awal hobby baruku saat itu, membaca buku2/novel2 sastra… juga sebagai titik awal akan adanya book-budgeting-ku untuk bulan-bulan berikutnya untuk novel2 yang laen.

Dan kemaren aku melihat buku itu di tumpukan barang tak berguna…sudah tak berbentuk..hitam dan lengket dimana2…Aaarrghhh, ternyata selama ini buku itu dibawa oleh my browht dengan sangat tidak bertanggungjawab. Dan sekarang kembali dalam keadaan yang menyedihkan….Huaaaaa….

menggauli bahasa….dari masa ke masa Thursday, Apr 19 2007 

Entah mau disebut sebagai sebuah distorsi…sebuah bentuk kreativitas…atau bahkan dilihat sebagai budaya tandingan

Inget ini kan….

malu NI YEEEE

DOI kan orang TAJIR

gua lagi JATUH CINTRONG ni

tu orang GOKIL bangeti

ihh, gayany kaya BENCONG

SUTRA lah bow….lupain aja KALI YEEE

OKE DEH KAKAK….

SO WHAT GITU LOWH….

hah, SUMPE LU?? KESIAN DE LU….

aku ga bisa, SECARA…..

CAPE DEEE….dan beragam variasinya

HYUUUUKKKK….

dan mungkin banyak yang bisa kasih tambahan untuk memperpanjanga daftar bahasa yang kemudian kita sebut sebagai bahasa GAUL ini…. Bahkan ada yang mpe nyusun kamus gaul (wask). Sapa siy ya sebenernya pelopor bikin bahasa2 yang kek gini….hehehehhehe

UN, yang bener-bener menjadi sebuah ujian…. Thursday, Apr 19 2007 

What is the hottest topic among the high scholl students now?hyuuukkk, Ujian Nasional. Sejak beberapa tahun lalu, tepatnya sejak ada ketentuan tentang nilai minimum kelulusan, mungkin bisa dibilang UN menjadi segalanya bagi murid2. Ga lulus UN berarti malapetaka sepertinya.

Kalau jaman dulu bisa dibilang mencari kelulusan itu gampang sehingga murid2 cenderung lebih mempersiapkan diri untuk yang namanya UMPTN. Ga berlaku de buat sekarang. Mereka pusing2 banget buat UN sekarang niy, pusing2 lagi de buat UMPTN (btw, sekarang namanya bukan UMPTN dink!n sekarang begitu banyak jalur untuk masuk PT dengan aneka ragam sebutan ujian)

back to UN (aku melarang diriku untuk ikut2an menjadi tukuler dengan kembali ke lapotop!!), sebenernya cukup signifikan or sudah layakkah pemberlakuan nilai minimum seperti sekarang ini?

Let see, UN sekarang bener2 menjadi satu2nya patokan kelulusan. Banyak kasus kan murid yang punya prestasi extra di luar pelajaran ga lulus? Ada berapa murid yang sebelum2nya termasuk ranking atas di sekolah tiba2 harus mengulang kelas lagi karena matematika mereka dapet 3, sementara sebenarnya rata-rata nilai mereka adalah 8,9? Lebih parah lagi, brapa kali denger berita tentang murid yang depresi, jadi gila or bunuh diri gara2 ga lulus UN?

Gimana siy sistem pendidikan kita ini?apa iya mau menuntut semua murid pinter matematika, kalau ternyata mereka sebenernya lebih berprestasi untuk bahasa inggris….apakah punya prestasi di bidang olahraga or kesenian tidak bisa dinilai sebagai kelebihan? OOhh, thank God aku mengalami masa ujian itu sudah lama sehingga ga terjebak di ketentuan yang seperti sekarang….

Yaahh, UN keknya hari ini selesai. We’ll see the result….n we’ll see what kind of controversy will come next….

rumah dengan gemericik air…. Tuesday, Apr 10 2007 

rumah yang tidak terlalu besar

tapi cukup punya halaman luas yang rindang, sejuk dan penuh tanam-tanaman

dengan gazebo diatas kolam ikan

tentu saja, ada suara gemericik air

oh, dan ga ketinggalan….ada ayunan di taman kita….

ingat itu kan sayank?

well….mudah-mudahan kita punya kesempatan untuk mewujudkan itu….

Tapi yang lebih penting

bagaimana aku bisa memberimu sesuatu, kalau tidak bisa segalanya….

bagaimana aku bisa menerima semua dari kamu, bukan sebagian saja….

bagaimana kita bisa mempertahankan dan memelihara kebersamaan dan kebahagiaan….sepanjang waktu kita

Dan

aku mau menggantikan rumah dengan gemericik air untuk semua itu sayank….

karna aku masih bisa mendengarkan gemericik air yang lain…..

gemericik dari air minun yang kamu sediakan buat aku….

(towhomialwayswannabewith…) 

 

my super power baby Friday, Apr 6 2007 

I wont believe it if I dont see it with my own bare eyes….

Cecilku udah bisa merambat-merambat n cari cara buat berdiri sendiriiiii….c’mon sweety, you’re just a 6 months old beauty little girl!!Duduk sendiri aja belom kokoh, merangkak juga masih lompat2an gitu….la kok udah pengen berdiriiiii…Undeniable, you’re a super power baby, mommy found it since you’re just born. And people around you tell mom the same thing. You have a big baby boy power….that’s the reason you have your firm body now, you never stop exercise…:D

Your progress now is leaving mom a message : “do not ever distract your eyes from me mom, keep up your attention to me….enforce you eyes to open everytime I wake up mom, even you’re so sleepy”

pyuuhhh….oke baby, I got your message!!

bulan memanjang lagi Wednesday, Apr 4 2007 

lagi-lagi bulan memanjang

kali ini, sudah memanjang sampai 35 hari

apakah masih akan terus memanjang?

mmhh, beberapa waktu ini bulan memang selalu memanjang

sementara aku sebenarnya lebih suka ketika bentuk bulan seperti biasanya

bulat sempurna

bukan memanjang……

nasib….nasib…..

my comfort zone…. Tuesday, Apr 3 2007 

adakah yang merasa sekarang sedang berada di comfort zone yang sebenernya merupakan sebuah jebakan?Im talking about our job here….
I mean…..

Kita merasa nyaman dengan pekerjaan yang kita dapet sekarang, padahal kita tau mungkin kita tidak akan survive di dalamnya. Aku pernah mengalaminya…dan mungkin sekarang sedang mengalaminya lagi…

Aku merasa nyaman dengan pekerjaanku, dalam artian bahwa aku tidak mengalami banyak tekanan di dalamnya, aku masih bisa santai dan punya waktu luang….meski ‘hasil’nya juga berbanding lurus dengan keadaan itu. Sometimes I feel it’s hard to move on altough I think that Im not gonna settle my future in here or I realized that I have no guarantee for my future here. Tapi…tetep aja, Im still here…

Terpikir dan kadang bahkan terlaksana untuk mencari kesempatan baru, tapi apa? it always go back to this comfort zone. berpikir apakah kesempatan yang baru itu memberikan kenyamanan yang sama?apakah kesempatan yang baru itu akan lebih memberikan kenyamanan? Yup, that’s what so called comfort zone yang sebenarnya adalah jebakan. Aku tau, aku ga akan pernah bisa maju bila selalu menjadi pendampa comfort zone kan….gambaran pikiranlah yang sebenernya membuat aku susah keluar dari comfort zone. Padahal, siapa tau….tekanan, rintangan, dan segala macam yang ada di gambaran pikiran itu akan menjadi sesuatu hal yang biasa ketika aku sudah masuk ke dalamnya…

Jadi, ayo tipha….blajarlah untuk kluar dari comfort zone-mu!!